Saturday, November 17, 2018

Ibu Ini Bersyukur Mempunyai Anak Yang Tidak Sempurna, Inilah Alasannya Yang Membuat Haru!

Para pembaca yang bijaksana, saya bertemu dengan seorang ibu yang anaknya sangat tampan dan menginjak remaja. saya memuji ibu ini dengan anak yang tampan dan semua ibu pasti sangat senang jika anak anaknya bisa menjadi penyejuk hati orang yang melihatnya. ibu ini memanggil anaknya dan Kenalkan kepada saya. pada awalnya saya melihat biasa saja , tetapi ketika anak ini berbicara saya mulai lihat ada keanehan dari berbicara dan juga perilakunya.

Referensi pihak ketiga
Ibu Yani memang mempunyai anak yang sangat tampan , tetapi dibalik kelebihannya anak ini ternyata tidak sempurna. ketika Ibu Yani bercerita kepada saya terkadang di sangat sedih melihat anaknya di perlakukan dengan tidak adil oleh orang orang sekitarnya , termasuk ketika dia bersekolah di sekolah yang umum. terkadang banyak dari anak anak suka berbuat usil pada anaknya dan akhirnya membuat anaknya marah serta mengamuk dengan melempar barang , terkadang anaknya suka berbicara sendiri dan mengingat hal hal yang disukainya dengan tiba tiba di saat pelajaran sedang berlangsung. mungkin bagi teman teman di sekolahnya mereka tidak paham apa yang terjadi kepada anak Ibu Yani ini dan sering mengejek nya dengan sebutan orang gila. bukan hanya diluar rumah bu Yani ini mendapat cobaan , tetapi ketika dirumah Ibu Yani juga harus paham dan cepat tanggap apabila anak mengerjakan pekerjaan yang akan membahayakan dirinya.

Referensi pihak ketiga
Bagi saya yang Awam akan ini tentu ini akan terasa sangat berat bagi kita sebagai orang tua. tetapi Ibu Yani berkata Dia ikhlas menerima ujian ini ,karena melalui anaknya lah dia bisa menunjukan kesabaran dan ketaatannya sebagai hamba sang pencipta. karena dia yakin setiap anak adalah sumber kebahagiaan dan juga sumber kebaikan orang tuanya.


No comments:

Post a Comment

Featured post

Sedikit Hutang Hidup Lebih Sejahtera, Tidak Percaya Ini Rahasianya!

Zaman sekarang kalau tidak berutang tidak bisa dapat apa apa kali, Bu!   Saya pernah mendengar pernyataan ini . Ini seperti suatu kehar...