Para pembaca muda yang bersemangat, pernahkah kamu mengalami patah hati atau perasaan terluka karena batal menikah dengan pasangan yang kita cintai setelah sekian lama menjalin hubungan dan sudah melakukan tahap tahap yang ke arah serius untuk mengukuhkan hubungan kedalam suatu perkawinan?. tetapi takdir ternyata tidak berpihak kepada kita . kita terpaksa harus putus atau tidak jadi menikah dengan pasangan yang kita pilih. sakit , kecewa , kesal dan sedih tentu ini rasanya.
Ini akan membuat perasaan kita tidak karuan ,sangat sedih dan sangat tertekan. apa yang sudah terjadi,dan mengapa terjadi ? siapa yang harus disalahkan ? siapa yang harus bertanggung jawab? dan apa yang selanjutnya bisa kita lakukan? apakah kita akan bersedih terus? apakah kita tidak bisa mendapatkan pengganti? tentu saja ini akan memerlukan waktu untuk melupakannya. tetapi yang harus diingat adalah ketika rencana kita tidak berjalan seperti yang kita inginkan, kita tetap harus berprasangka baik kepada sang pembuat alam raya. selalu berpikir positif walau sakit mendera,bersabar dengan apa yang terjadi. dan yakin ini hanya semata mata terjadi demi kebaikan kita. jangan menyalahkan siapapun , dan jangan mencoba mencari alasan apapun untuk sekedar meyakinkan atau menyenangkan hati kita. segera berserah diri dan serahkan masalah ini kepada sang kuasa. jangan bersedih.
Ketika tidak jadi menikah janganlah bersedih . berusahalah dan bersabarlah. www.pixabay.com
Berusahalah menjalani hidup seperti semula,dan berusaha mencari yang terbaik sebagai pasangan kita. tidak jadi menikah walaupun persiapan sudah matang bukan berarti kita tidak akan menikah selamanya. dunia ini tidak sekecil yang kamu pikirkan. ini hanya masalah penundaan, ditunda berarti akan ada waktu tepat untuk melaksanakannya. bersabarlah. perbaiki kualitas diri dan serahkan masalah ini kepada sang pemilik kita. jika kita bersabar untuk yang terbaik buat kita mengapa tidak mau. dan yakin lah akan ada seseorang yang sangat tepat buat kita.
''Sumber Koleksi Pribadi''
No comments:
Post a Comment